Di daerah Anda pastinya ada satu atau dua organisasi bela diri yang beroperasi. Salah satu organisasi bela diri tertua di Indonesia adalah PSTH. Organisasi ini sudah ada di Indonesia sejak 1922 dan terus beroperasi hingga saat ini dan memiliki jumlah anggota yang terus bertambah. Walaupun Anda tidak tergabung di PSHT sekalipun tentunya tidak ada salahnya bila Anda mengetahui tingkatan sabuk PSHT, bukan? Siapa tahu setelah mengenal lebih dekat mengenai PSTH Anda jadi tertarik untuk menjadi salah satu anggotanya.
Masuk ke perguruan pencak silat bukan untuk gaya-gayaan atau menang melawan orang lain di saat apa pun. Perguruan tinggi PSHT mengajarkan kepada para pengikutnya untuk menjadi manusia yang memiliki budi luhur. Jadi, ilmu bela diri yang Anda miliki nantinya harus berguna untuk sesama manusia dan tentu saja melindungi diri sendiri dari bahaya. Hal ini tentunya harus Anda pahami dengan baik sehingga tidak salah paham atau salah menganggap buruk terhadap organisasi-organisasi ilmu bela diri.
Inilah Tingkatan Sabuk PHST di Indonesia
Sama halnya dengan kelas di sekolah, PSHT juga memiliki tingkatan tertentu untuk menunjukkan penguasaan ilmu bela diri pengikutnya. Dengan adanya tingkatan ini tentu sangat membantu untuk mengetahui penguasaan ilmu bela diri seseorang. Tingkatan sabuk PSHT dapat menjadi motivasi bagi para anggotanya untuk terus meningkatkan ilmu bela diri yang mereka miliki dan tentu saja memberikan perasaan bangga atas pencapaian diri.
Berikut ini adalah tingkatan-tingkatan sabuk yang ada di PSHT.
Tingkatan Sabuk Siswa
Sabuk siswa adalah tingkatan sabuk pertama yang akan Anda peroleh ketika baru masuk ke perguruan silat ini. Sama seperti namanya, di sini Anda menjadi seorang siswa yang menempuh ilmu bela diri dan belum mengetahui apa pun mengenai PSHT itu sendiri. Di tingkatan sabuk siswa sendiri juga memiliki urutan yang menunjukkan perkembangan ilmu dan penguasaan bela diri Anda. Inilah beberapa urutan sabuk siswa yang dapat Anda ketahui.
Siswa Sabuk Polos
Ini adalah urutan pertama untuk para pemula PSHT yang baru saja bergabung di perguruan silat. Warna sabuk ini sendiri adalah hitam yang melambangkan kegelapan dan ketidaktahuan mengenai PSHT. Di tahap ini Anda akan berkenalan dengan gerakan-gerakan silat, senam, dan jurus-jurus silat yang masih pada tahap awal.
Siswa Sabuk Jambon
Jambon atau merah jambu menjadi urutan kedua dari tingkatan sabuk PSHT siswa ini. Mereka yang berada di tingkatan ini sudah memiliki pemahaman mengenai dasar ilmu bela diri namun masih belum terlalu mantap. Di urutan sabuk jambon setidaknya Anda akan menguasai 45 senam, 13 jurus, 4 pukulan, tendangan dan pertahanan lainnya.
Siswa Sabuk Hijau
Urutan selanjutnya di tingkatan sabuk siswa PSHT adalah sabuk berwarna hijau. Pada tingkatan ini pengikut akan belajar lebih banyak gerakan bela diri termasuk di dalamnya pukulan, tendangan, pertahanan, senam, dan jurus bela diri. Sabuk hijau PSHT melambangkan keadilan dan keteguhan pengemban sabuknya dalam menjalani segala sesuatu. Urutan ini mengajarkan banyak hal yang akan berguna untuk kehidupan Anda.
Siswa Sabuk Putih
Sabuk putih merupakan tingkatan sabuk PSHT terakhir untuk tingkatan siswa. Di sini Anda sudah menguasai semua teknik maupun gerakan bela diri kecuali untuk jurus ke-36. Pada tingkatan sabuk putih Anda sudah mendapatkan kesempatan untuk menjalani pengesahan menjadi tingkatan sabuk berikutnya, yaitu warga.
Baca juga: Mengenal Panca Dasar PSHT dan Maknanya
Tingkatan Sabuk Warga Tingkat 1
Ini merupakan tingkatan sabuk PSHT yang akan siswa terima setelah menyelesaikan semua rangkaian pendidikan ilmu bela diri. Pada tingkatan ini seorang warga harus mengabdi kepada organisasi dan terus memberikan kontribusi dalam memberikan pelatihan kepada para siswa baru. Namun, pada tingkatan ini Anda juga akan tetap memperdalam ilmu bela diri yang sudah Anda pelajari. Selain itu, Anda juga akan belajar mengenai ilmu pengobatan di tingkatan sabuk warga ini.
Tingkatan Warga Tingkat 2
Jangan kira tingkatan sabuk PSHT berhenti di warga saja karena warga pun memiliki tingkatan. Dengan dedikasi dan kontribusi yang Anda lakukan selama 15 tahun masa bakti, Anda berkesempatan untuk menjadi warga tingkat 2. Untuk naik tingkat sendiri tentu saja Anda harus menjalani serangkaian ujian materi serta teknik.
Pada warga tingkat 2, Anda akan mendapatkan tanggung jawab baru untuk melakukan prosesi kecer kepada warga tingkat 1.
Makin tinggi tingkatan yang Anda miliki tentunya akan makin besar pula tanggung jawab yang harus Anda emban. Bukan hanya terkait ilmu bela diri maupun teknik yang makin tangguh, Anda juga harus menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam bersikap dan memiliki hati nurani yang berbudi luhur.
Tingkatan Warga Tingkat 3
Ini merupakan tingkatan tertinggi yang bisa Anda peroleh di PSHT. Anda harus melalui berbagai ujian dan latihan untuk bisa masuk ke tingkatan teratas di perguruan bela diri ini. Sebagai seseorang yang sudah memiliki ilmu bela diri yang begitu tinggi sudah pasti banyak hal yang akan mengganggu Anda. Baik itu dari pihak luar maupun dari dalam diri Anda sendiri.
Oleh karena itulah, menjadi tingkat 3 warga ini bukan perkara yang mudah. Anda harus bisa menjadi pribadi yang lurus dan terus memegang erat kepada kebajikan di saat sudah memiliki ilmu di atas para manusia para umumnya.
Demikianlah pembahasan mengenai berbagai tingkatan sabuk yang ada di PSHT. Barutahukan Anda mengenai tingkatan sabuk PSHT yang ada? Setelah mengetahui informasi mengenai salah satu perguruan bela diri tertua di Indonesia ini apakah Anda memiliki ketertarikan untuk bergabung menjadi anggotanya?











